KAMU EDAN: INI TEMPATMU!


Pernah dibilang edan? Atau justru sering? Merasa bahwa apa yang dilakukan tidak masuk akal meski coba dimasuk-masukkan (dipaksa maksudnya)? Dikatai bejat bahkan sesat oleh orang-orang yang tiba-tiba saja merasa punya kuasa, hak? Apa yang dikatakan tidak lagi didengar, bukan hanya ditertawakan tapi juga dicaci, seolah kamulah orang teraneh yang pernah tinggal di bumi tuhan ini?

Jika jawabanmu selalu “iya” dan kamu bukan hanya mengatakan tapi berteriak sambil berdiri dan mengangkat kedua tangan, kamu edan. Jika jawabanmu selalu “iya” bahkan sebelum kamu membaca pertanyaan-pertanyaan yang lain, seolah tak sabar dan kemudian menangis bergulung-gulung, kamu benar-benar edan. Jika jawabanmu selalu “iya” dan kamu bukan hanya berteriak ketika mengatakannya tapi melolong sambil melepaskan baju juga celana, satu yang cocok untukmu, maksimal edanmu. Dan jika jawabanmu selalu ‘iya” sambil sekali lagi berteriak, melolong kemudian kamu merobek-robek bajumu kemudian mengambil senjata tajam dan mengacung-acungkannya seolah ingin membabat semua yang ada di hadapanmu, kamu memang edan tapi opo masalahmu? Tapi jika jawabanmu “tidak,” malu-malu atau diam dan yang ada dalam otakmu adalah sebuah pikiran “Gak masuk akal!” kamu memang sudah kehilangan akalmu atau dengan kata lain kamu juga edan.

Tidak perlu malu, apapun jawabanmu, diakui atau tidak, disini tidak akan ada yang menghakimimu. Baca saja, setidaknya jika ada teman, keluarga, pacar atau siapapun yang menurutmu edan, catatan ini bisa menjadi tambahan literatur yang mungkin bisa membantu (membantu tambah edan). Bukankah sering kita dengar sebuah perkataan yang sangat popular keedanannya, “ora edan ora keduman” yang artinya jika kamu tidak edan jangan keduman, ke mall aja jalan-jalan. Ada juga satu lagi yang menurutku sebuah prinsip yang cukup bagus yaitu “yen edan ojo setengah-setengah” yang kalau diterjemahkan kurang lebih artinya seperti ini kalau ingin edan jangan malu-malu, maksimalkan. Cukup benar dari sisi pandangan bahwa jika hari ini kamu edan kemudian melakukan keedanan yang tentunya memalukan kemudian besoknya kamu waras kan justru akan membuat kamu malu. Bandingkan dengan jika hari ini kamu edan dan besok kamu juga edan, kamu nggak perlu malu wong kamu memang edan, orang edan nggak mengenal yang namanya malu. Selain itu juga, ini akan menunjukkan bahwa kamu adalah contoh nyata orang edan yang bisa konsisten, sekarang ini kan jarang dan susah sekali menemukan orang yang konsisten.

Kamu tidak sendiri, itu yang kamu perlu tahu bahkan jika memang kamu sendiri pun kurasa tidak ada masalah, secara memang jarang yang mau bergaul apalagi berteman dengan orang edan. Coba kenali dirimu, lihat seberapa edannya kamu. Satu hal juga, jujur pada diri sendiri juga akan membantu, edan ya edan saja. Jika malu berteriak ya nggak usah buru-buru, mengangguk atau mengiyakan dalam hati saja sudah cukup untuk permulaan. Kamu pasti nggak pingin kan selamanya dipinggirkan, dipandang sebelah mata, dicibir bahkan dicaci? Kalau kamu mau juga nggak papa sih, nggak ada yang maksa. Forum ini bebas kok, proses, pendapat dan perbedaan karakter diterima disini. Ini adalah postingan pertama, suka, mau, ya gabung aja. Suaramu didengar disini, dihargai. Keluarkan lolonganmu dan lihat seberapa edan (baca:keren) kamu. Selamat bergabung!

9 thoughts on “KAMU EDAN: INI TEMPATMU!

  1. Ngertio Rin, aku baca tulisanmu ini sambil ngguyu kemekel karo misuh jancok-jancok sampek morotuwoku gedheg-gedheg… Katanya, “gendhenge kumat…”

    Like

  2. Aku ra kerjo saiki. Mboh arep dadi opo uripku, rasah dipiker ndak marai edan.. Haha. Sek gawe blog wong edan udu? Po mantan.. Ne mari piye yo? Aq biyen mari dwe neng mboh ki kok kumat meneh..

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s